Inilah Indikator Barokah

Inilah Indikator Barokah

Barokah

Purwakarta, candatangan – Berkah diambil dari kata baraka. Allah SWT menggunakan kata ini dalam bentuk jamak, barakat. Artinya adalah rahmat, kasih sayang, dan kekuatan supranatural yang diberikan Tuhan kepada manusia.

Barokah adalah ada kebaikan yang berasal dari Allah pada suatu hal. Sesuatu yang sedikit jika mendapatkan keberkahan,  berubah jadi terasa banyak. Sesuatu yang banyak jika mendapatkan keberkahan, terasa sangat besar manfaatnya.

Yang dicari oleh seorang muslim dalam hidup ini adalah mendapatkan barokah dalam segala hal, diri, harta, kendaraan, rumah, waktu, istri, anak, ilmu, kawan, dll.

Ada dua indikator keberkahan: 

Sesuatu yang sedikit jika barokah terasa banyak. Misal umur yang pendek. Namun, barokah bisa menghasilkan karya layaknya orang yang berumur panjang. Harta yang sedikit. Namun, barokah itu bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan selayaknya harta yang banyak. Ilmu agama yang sedikit. Namun, barokah itu membuahkan manfaat yang banyak bagi diri, keluarga dan masyarakat sekitar. 

Sesuatu yang banyak dan barokah akan membuahkan manfaat yang luar biasa. Misalnya, ilmu agama yang banyak dan barokah bisa memberi manfaat yang mendunia. Umur panjang dan barokah akan membuahkan karya-karya yang monumental dan besar manfaatnya bagi masyarakat luas. 

Namun, patut diingat bahwa buah paling pokok dari keberkahan adalah menggunakan hal tersebut dalam ketaatan. 

Suami yang barokah adalah suami yang selalu mendorong istrinya untuk sibuk dengan amal shalih. 

Istri yang barokah adalah istri yang tidak pernah bosan memotivasi suami untuk sibuk dengan hal-hal yang manfaat. 

Kendaraan yang barokah adalah kendaraan yang sampai rusaknya hanya dipakai untuk hal-hal yang manfaat. 

Tips Meraih Barokah Dalam Hidup
  • Takwa kepda Allah Ta’ala. Bertakwa kepada Allah merupakan jalan pembuka keberkahan
  • Membaca Al-Quran al-Karim.
  • Jujur dalam jual beli. 
  • Berpagi-pagi dalam setiap urusan.
  • Melakukan shalat istikharah saat hendak melakukan sesuatu.
  • Berdoa.
  • Birrul walidain dan silaturrahim.

Semoga Allah selalu meliputi penulis dan semua pembaca tulisan ini dengan barokah-Nya dalam semua hal. Aamiin. 

Sumber: 
Durus al-‘Am karya Syaikh Abdul Malik al-Qasim hlm 87, Dar al-Qasim
Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta

https://about.me/yodisupriyadi

Komentar