Sambut Dunia Baru: Welcome to the Next Level of Technology, AI to another level

AI to another level
ChatGPT

Mari kita awali dengan langkah mengejutkan microsoft yang mengeluarkan investasi 10 bilion usd atau setara dengan 155T rupiah ke sebuah startup.

Semua orang terbelalak, karena sebelumnya baru saja terjadi kerugian besar pada salah satu startup lainnya FTX sebesar 8billion usd.

So startup apakah yang menyebabkan kehebohan ini??

Ialah OpenAI, founder dari ChatGPT yang secara luar biasa menggunakan fungsi AI to another level.

ChatGPT ini mampu menjawab pertanyaan manusia dengan merangkum segala informasi dari database yang telah dikumpulkan oleh mesin pencari. Sehingga ketika seseorang menuliskan pertanyaan, secara automatis mesin akan memilih jawaban terbaik yang tersedia.
Ini revolusioner, fungsi ini akan sangat bermanfaat dan berbahaya bagi umat manusia secara umum. Banyak hal akan terpengaruh bahkan berubah secara signifikan.
Hanya dengan dana terbatas dan akses minimum, chatgpt saat ini saja sudah cukup menggetarkan banyak pihak.

Beralih ke fungsi, apa sih fungsi utamanya?

Mampu menjawab pertanyaan apapun

Akibat terkoneksinya mesin pencari, hasil pencarian dan database chatgpt, mesin ai ini mampu memfilter dan memilih jawaban terbaik dari semua jawaban yang ada.

So hanya dengan fungsi ini aja pengguna nya akan menjadi manusia super tau, tentang hal apapun, tentang peristiwa apapun, tentang teknis apapun, mengalahkan profesor mungkin.

Bahkan AI ini dapat mengenerate source data yang kompleks sekalipun, coba aja tanyakan script website online shop maka ia aka  menyajikan struktur lengkap html yang langsung dapat di import ke hosting.

Sepowerful itu AI yang akan kita hadapi, menurut beberapa prediksi dalam 2 tahun hal ini akan menjadi teknologi yang umum digunakan di berbagai kegiatan dan device.

Kita ambil contoh yang paling sederhana

Teman2 pengguna PC windows? teknologi ai ini sudah terintegrasi lansung di tab pencarian desktop (windows 11) sebagai contoh ketikkan ‘buatkan saya surat izin tidak masuk kerja karena demam’ secara instan AI ini akan self generate surat izin tersebut.

WOOW!!

Dampak AI dalam kehidupan nantinya akan sangat terasa, banyak hal yang akan dipermudah

ChatGPT sendiri dikembangkan untuk mempermudah berbagai kebutuhan dan urusan manusia. Misalnya seperti melakukan penerjemahan, menjadi asisten virtual, penulis otomatis, hingga menjadi mesin pencarian yang lebih mudah dimengerti dan diakses. ChatGPT juga mampu memberikan informasi yang tak terbatas, bahkan mampu menggambarkan kehidupan di masa depan.

Menemukan jawaban akan sangat gampang nantinya, sehingga bidang pekerjaan dan ilmu yang berkaitan dengan teori serta hafalan bisa diuntungkan, tapi tidak dengan penggiatnya.

Bahkan Bill Gates menilai ChatGPT bisa menggantikan posisi pekerja kantoran. Sedangkan mahasiswa doktoral di Universitas Oxford Michael Cohen menilai, kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) yang mendukung ChatGPT bisa membuat manusia punah.

Ketika diekstrapolasi ke arena geopolitik, Cohen menilai ini berpotensi mengakibatkan bencana global.

Survei terhadap 327 peneliti di Universitas New York pada September 2022 menunjukkan,  sepertiga percaya bahwa AI dapat membawa ‘kiamat gaya nuklir dalam abad ini’.

Selain chatgpt berikut beberapa AI yang bisa teman-teman akses secara gratis (setidaknya sekarang dan dengan fitur terbatas)

Microsoft Bing with ChatGPT
Bard (Google/Alphabet inc.)
Chinchilla AI (DeepMind/Alphabet inc.)
QuillBot: for paraphrasing
Otter.ai: for transcribing conversations
Browse.ai: for tracking changes to websites
ChatSonic – best for up-to-date, accurate answers and images
OpenAI Playground – best for customization and experimentation
YouChat – best for search engine + chatbot combo
Perplexity AI – best for citing sources
Character AI – best entertaining responses
Jasper Chat – best for generating content

Semenjak booming nya Chat GPT ini, ada suatu perusahaan besar yang merasa terganggu, yaitu Perusahaan Google. Google sampai dibuat ketar-ketir akan kedatangan Chat GPT ini sampai-sampai google menancapkan gas nya untuk mengembangkan Bard Google agar bisa adu mekanik dengan Chat GPT.

Perusahaan sebesar Google aja merasa khawatir, apa lagi kita yang tidak sebesar itu!

Tenang saja, rasa was-was dan takut itu manusiawi kok. Tapi jangan sampe kita meragukan diri sendiri. Jangan pernah menyerah dan terus belajar serta mengembangkan kemampuan kita agar bisa menghadapi segala tantangan di masa depan.

Di ambil positifnya aja, yang namanya teknologi kecerdasan buatan (AI) itu diciptakan buat bantu mempermudah kerjaan manusia, biasnya AI itu ngebosenin dan kaku!

So peran kita adalah hal yang ga  bisa digantikan sama teknologi, seperti kreativitas, emosi, sama inisiatif. Yuk melek perubahan ini, gunakan fitur-fitur tersebut untuk produktivitas dan kualitas yang lebih baik. Selagi kita bisa belajar dan adaptasi, kita tetap punya peluang besar buat bersaing di pasar kerja masa depan.

Komentar