Waspada Kesepian Perburuk Kesehatan

Purwakarta, candatangan.site – Kesepian tak hanya terjadi pada orang yang hidup sendirian. Kesepian adalah perasaan terputusnya hubungan Anda dengan teman-teman, keluarga, atau lingkungan sosial. Kesepian juga bisa menggambarkan perasaan seseorang yang merasa bahwa tidak ada orang lain yang bisa memahami dirinya. Selain itu, orang yang kesepian juga tidak memiliki hubungan dengan orang lain yang bisa membuat ia merasa dibutuhkan atau diinginkan.

Kesepian juga ternyata tidak hanya berpengaruh pada mental dan Psikologis, tetapi juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. salah satunya membuat seseorang lebih rentan terkena flu. 

Inilah Fakta kesepian terhadap kesehatan :

1. Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Health Psychology menemukan bahwa orang yang kesepian dan terisolasi secara sosial mungkin lebih mudah mengalami gejala pilek yang parah daripada mereka yang merasa senang bergaul secara sosial. Mereka yang berpartisipasi dalam penelitian ini pertama-tama diberikan kuisioner tentang kesepian sebelum terinfeksi dengan flu biasa. Setelah lima hari, mereka diminta untuk melaporkan bagaimana gejala yang mereka rasakan.

Seperti yang ditemukan oleh para peneliti, orang-orang yang memiliki skor lebih tinggi pada kesepian mencatat gejala deman mereka (pilek, bersin, sakit tenggorokan) lebih parah daripada mereka yang memiliki skor rendah untuk kesepian. Meskipun kesepian tidak menyebabkan orang sakit, mereka yang merasa kesepian dan terisolasi cenderung lebih merasa gejala mereka jauh lebih buruk, bahkan juga itu tidak selalu terjadi.

2. Menurut Dr. Khubchandani, beberapa gejala fisik yang terkait dengan kesepian mungkin dimulai dengan tekanan darah tinggi. Faktanya, sebuah penelitian taun 2010 yang diterbikan dalam jurnal Psychology and Aging menemukan bahwa orang dewasa paruh baya dan lebih tua (lebih dari 50 tahun), yang melaporkan merasa kesepian mengalami peningkatan tekanan darah selama empat tahun. Para penulis mendefinisikan kesepian sebagai “perasaan menyusahkan yang menyertai perbedaan antara hubungan sosial yang diinginkan dan yang sebenarnya,” hingga 32% orang dewasa di atas 55 tahun akan melaporkan perasaan kesepian di beberapa titik.

Meskipun kesepian bisa merugikan kesehatan fisik dan mental, hal ini dapat diatasi. Karena kesepian pada dasarnya bersifat sementara, Kesepian justru bisa menjadi sinyal bagi diri untuk mencari teman baru atau memperdalam hubungan dengan orang-orang terdekat.

Berikut beberapa cara untuk mencegah dan mengobati kesepian:

  • Sadari bahwa kesepian adalah pertanda bahwa ada yang perlu diubah dalam hidup.
  • Pahami dampak kesepian pada hidup, baik secara fisik, mental, maupun finansial.
  • Untuk mengatasi kesepian, bergabung dengan komunitas baru atau berkontribusilah dalam kegiatan sosial agar lingkaran pergaulan menjadi lebih luas.
  • Fokus untuk mempererat hubungan baik dengan orang-orang yang punya pandangan, minat, dan nilai yang sama.

Komentar