Amalan Lailatul Qadar

Lailatul Qadar 

Purwakarta, candatangan.site – Satu di antara keistimewaan yang pada
bulan Ramadan yaitu adanya malam Lailatul Qadar. Namun, tidak ada yang
mengetahui secara pasti kapan datangnya malam Lailatul Qadar.

Secara etimologis, Lailatul Qadar terdiri dari dua kata, yakni lail atau
lailah yang berarti malam hari. Sedangkan qadar bermakna ukuran atau
ketetapan. Ada juga yang mengatakan Lailatul Qadar, malam penetapan Allah bagi
perjalanan hidup manusia.

Melansir dari buku Sukses Berburu Lailatul Qadar karya Muhammad Adam
Hussein, S.Pd, M.QHi, salah satu hadits yang menyebutkan mengenai hal ini
adalah hadist yang dibawa oleh Ibnu Rajab dalam kitabnya Lathoif Al Ma’arif,
yang membawa hadits dalam musnan Imam Ahma, sunan An Nasai, dari Abu Hurairah,
dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda:

Di bulan Ramadan itu terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Siapa yang tidak mendapati malam tersebut, maka ia akan diharamkan
mendapatkan kebaikan
.” (HR. An Nasai).

Doa malam lailatul qadar sangat penting diketahui. Terlebih bagi umat Islam
yang sedang menjalankan ibadah puasa di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Amalan

Seperti dikutip dari Islam.nu.or.id dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam
at-Tirmidzi, Aisyah RA bertanya kepada Nabi Muhammad SAW tentang bacaan doa
yang bisa dipanjatkan saat bertemu dengan malam Lailatul Qadar:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ
مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ
فَاعْفُ عَنِّى

Artinya: “Wahai Rasulullah, bagaimana bila aku mengetahui malam Lailatu Qadar, apa
yang harus aku ucapkan?

Nabi Muhammad SAW kemudian menjawab, “Ucapkanlah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Arab latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai maaf, maka
maafkan aku
.”

Selain itu, ada lagi bacaan doa malam Lailatul Qadar lainnya yang juga bisa
diamalkan yakni:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لنَا فِيْ شَهْرِ رَمَضَانَ وَ بَلِّغْنَا لَيْلَةَ الْقَدْرِ
وَعِبَدَةً فِيْهَا

Allahumma Bariklana fi Syahri Romadhana wa Ballighna Lailatal Qadr wa
‘Ibadatan Fiha.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Ramadhan ini dan pertemukanlah kami
dengan Lailatul Qadr dan beribadah di malamnya
.”

Komentar